Showing posts with label Gagal. Show all posts
Showing posts with label Gagal. Show all posts

Pesawat Merpati Gagal Mendarat di Alor NTT

VIVANews - Pesawat Merpati Nusantara Airlines dengan nomor penerbangan NZ 6502, rute Kupang-Alor, gagal mendarat di Bandara Mali, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 2 Februari 2012. Cuaca buruk di sekitar bandara menjadi penyebabnya.

Pesawat yang mengangkut sekitara 30 penumpang itu akhirnya kembali ke Bandara El Tari, Kupang. "Pesawat sempat berputar-putar di udara, namun tidak bisa mendarat akibat kabut cukup tebal. Sehingga harus kembali ke Kupang,” kata Linus Kia, salah seorang penumpang pesawat.

Pesawat itu berangkat dari Kupang sekitar pukul 08.00 WITA dan menurut jadwal akan mendarat di Mali pada pukul 09.15 WITA. Namun, kabut tebal menyelimuti bandara itu. "Sehingga pilot memutuskan kembali ke Kupang sekitar pukul 11.00 WITA. Kami sempat berputar sebanyak 3 kali, sebelum akhirnya kembali," katanya.

Saat ini, para penumpang masih bertahan di Bandara El Tari Kupang. Mereka menunggu kepastian pemberangkatan ke Alor lagi. Sejumlah penumpang mencoba berpindah ke maskapai Trans Nusa. Namun, tetap gagal berangkat karena cuaca masih buruk.

Tak hanya menyebabkan gagalnya pendaratan, cuaca buruk juga memaksa empat penerbangan di Bandara El Tari dibatalkan. Keempat penerbangan yang dibatalkan adalah Merpati M60 rute Kupang-Alor dan Kupang-Tambolaka-Sumba Barat Daya serta penerbangan maskapai  Trans Nusa tujuan Alor dan Ende-Flores.

Kepala Bidang Udara Dinas Perhubungan NTT, Donatus Ditamete membenarkan adanya pembatalan sejumlah penerbangan itu. "Penerbangan Merpati tujuan Alor gagal mendarat dan kembali ke Kupang dan penerbangan Trans Nusa tujuan Tambolaka Sumba Barat juga batal terbang karena cuaca buruk," katanya.

Penundaan ini menyebabkan ratusan penumpang terlantar di Bandara El Tari Kupang. Belum ada kepastian kapan penerbangan akan dibuka kembali. "Kami masih menunggu informasi cuaca dari BMKG El Tari Kupang," kata salah seoarang staf Merpati Kupang. Menurut staf itu, para penumpang yang gagal berangkat akan diterbangkan dalam extra flight bila cuaca sudah baik. 

• VIVAnews

READ MORE - Pesawat Merpati Gagal Mendarat di Alor NTT

Cuaca Buruk, Garuda Gagal Mendarat di Bali

VIVAnews – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 406 jurusan Jakarta-Denpasar gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, Sabtu 21 Januari 2012. Akibatnya, pesawat yang di dalamnya terdapat artis Marcella Zalianty itu dialihkan ke Surabaya.

Pesawat yang sedianya mendarat sekitar pukul 14.00 WITA itu dialihkan, karena cuaca buruk. Hal itu dibenarkan Humas Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Bali, Sherly Yunita.

Menurut dia, keputusan pesawat untuk dialihkan ke Surabaya karena faktor cuaca yang tak memungkinkan bagi pesawat untuk mendarat.

“Ya benar, karena karena faktor cuaca. Akhirnya pesawat itu divert ke Surabaya,” kata Sherly. Keputusan untuk mengalihkan pendaratan ke Surabaya dilakukan sesaat sebelum pesawat mendarat di Bandara Ngurah Rai.

“Jadi, pesawat divert ke Surabaya sebelum landing. Bukan sesaat setelah landing lantas take off lagi,” ujar dia.

Marcella Zalianty sendiri sedianya akan menggelar jumpa pers bersama panitia Festival Film Dokumenter Bali 2012. Namun, lantaran peristiwa itu, panitia memutuskan untuk melanjutkan acara tanpa kehadiran peraih pemeran perempuan terbaik FFI tahun 2005 itu. (art)

• VIVAnews

READ MORE - Cuaca Buruk, Garuda Gagal Mendarat di Bali

Sabun Narkoba Gagal Diselundupkan ke Jakarta

VIVAnews - Enam dari 12 paket sabun bermerek "Dudu Asun" diamankan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Jumat, 9 Desember 2011, karena didapati berisi methampetamin atau narkoba jenis sabu-sabu. Barang haram itu berbentuk kapsul seberat total sekitar 270 gram, yang dikemas dalam aluminium foil. Nilai narkoba dalam sabun itu ditaksir sekitar Rp540 juta.

"Ini modus baru penyelundupan barang terlarang, dikemas dalam sabun dan sangat rapi," kata Oza Olavia, Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, kepada VIVAnews.com.

Penyitaan itu berawal dari kecurigaan petugas setelah melakukan analisa dan memeriksa paket kiriman dari Chinedu N., warga Nigeria. Penerimanya berinisial Zul, asal Makasar, Sulawesi Selatan.

"Paket itu berisi 12 sabun. Di keenam paket terdapat kristal bening. Untuk memastikan kandungan kristal bening dilakukan uji laboratorium di BPIB Jakarta dan hasilnya positif methampetamin," ujarnya.

Selain sabun berisi narkoba, petugas juga menyita paket bromazepam yang juga dikirm melalui paket. Ini obat penenang jenis psikotropika dan coba diselundupkan dalam kotak berisi cokelat.

"Paket itu dikirim dari Martiqinue, Kepulauan Kariba, dengan nama pengirim berinisial AJC dan penerima berinial LS di Bali," kata Oza.

Sampai saat ini, penerima kedua paket tersebut belum bisa ditangkap aparat. Kemungkinan, keduanya telah mengetahui bahwa kiriman untuk mereka telah diamankan petugas. "Saat ini barang bukti diserahkan ke penyidik BNN untuk pengembangan lebih lanjut," kata Oza. (Laporan: Muhammad Iyuz, Tangerang | kd)

• VIVAnews

READ MORE - Sabun Narkoba Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Sondang, Pelaku Bakar Diri di Istana Gagal Wisuda

VIVAnews - Mahasiswa semester VII Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Sondang Hutagalung, diduga merupakan pria yang melakukan aksi bakar diri pada Rabu petang 7 Desember 2011 di depan Kompleks Istana Kepresidenan. Meski belum ada kepastian kabar itu, Sondang sedianya sudah diwisuda sejak akhir tahun lalu.

"Dia seharusnya diwisuda sejak 24 November lalu," kata Pembantu Rektor III Universitas Bung Karno, Daniel Panda, saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta Pusat, Jumat 9 Desember 2011.

Tetapi, mengapa mahasiswa yang mendapat beasiswa selama dua kali untuk biaya kuliah satu tahun itu batal diwisuda? Permasalahan terjadi pada tugas akhir Sondang. "Skripsinya belum selesai," ujar Daniel.

Daniel belum mendapat kepastian dari pihak berwenang tentang identitas pria yang nekat membakar diri itu. Bila benar itu mahasiswanya bernama Sondang, Daniel benar-benar tidak menduga.

Menurut Daniel, Sondang dikenal sebagai mahasiswa yang tidak terlalu aktif dan jarang mengikuti kegiatan kampus. Dia datang ke kampus bila mengikuti mata kuliah. Itupun langsung beranjak pergi usai menerima materi kuliah.

"Jujur, kegiatannya tidak terpantau saya. Kalau mahasiswa yang aktivis, saya cukup mengenal," ujar Daniel.

Sebelumnya, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) menduga bahwa pria itu adalah Sondang Hutagalung, mahasiswa Universitas Bung Karno. KontraS mengaku sudah menemui keluarga Sondang Hutagalung.

"Hal yang identik dengan orang yang bernama Sondang dari gigi dan sepatunya. Itu yang disampaikan kekasih Sondang ke polisi," ujar Koordinator KontraS, Haris Azhar, Jumat 9 Desember 2011.

• VIVAnews

READ MORE - Sondang, Pelaku Bakar Diri di Istana Gagal Wisuda