6:11 PM

Menyelam Sampah di Taman Laut Bunaken

VIVAnews - Taman Laut Bunaken, salah satu biodiversitas kelautan yang tertinggi di dunia, dengan underwater great walls atau hanging walls, dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas, favorit penyelam lokal dan mancanegara, memiliki penghuni baru yang sayangnya sangat tak diharapkan: sampah.

Keberadaan buangan manusia ini sejatinya sudah dikeluhkan sejak tahun 2000. "Sudah sejak tahun 2000 kami teriak, tetapi tidak ada tanggapan pemerintah. Taman Laut Bunaken sekarang sudah kaya dengan sampah," ujar Direktur Pengelola Taman Nasional Bunaken, Jeffry Pasinaung kepada VIVAnews.com, Selasa 17 Januari 2012.

Dia menambahkan, pihaknya sering melakukan bersih-bersih pantai untuk mengangkat sampah-sampah plastik juga kayu log yang terbawa aliran air. "Waktu lalu sudah 20-40 persen, dan sekarang malahan bertambah mejadi 50-60 persen. Waktu kami melakukan bersih-bersih, pihak pemerintah terkesan cuek dengan hal ini, pemerintah hanya selalu melakukan simbolis untuk bersih-bersih pantai," katanya.

Jeffry berharap, pemerintah provinsi Sulawesi Utara, ikut prihatin dengan persoalan yang ada di Bunaken "Sekarang ASEAN Tourism Forum sudah selesai digelar, pasti persoalan sampah plastik di-ninabobo-kan lagi. Sampah plastik dan kayu log berasal dari Kalimantan dan Sulawesi Tengah," ungkap dia

Padahal terumbu karang Bunaken memiliki posisi signifikan di antara kekayaan terumbu Indonesia. Negeri ini memiliki luas total terumbu karang sekitar 51 ribu kilometer persegi, yang menyumbang 65 persen luas total di coral triangle, dan 18 persen luas total terumbu karang dunia.

Menyelam sampah di Bunaken 2

Secara geografis, Indonesia terletak di antara benua Asia dan Australia serta di antara dua lautan yang luas, Lautan Pasifik dan Lautan Hindia.

Pusat keanekaragaman hayati laut dunia (Center of Marine Biodiversiy) terletak di kawasan yang meliputi Indonesia, Filipina, Malaysia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Kepulauan Salomon.

Jika ditarik garis batas yang melingkupi wilayah terumbu karang di keenam negara tersebut, maka akan menyerupai segitiga. Itu sebabnya wilayah ini disebut sebagai segitiga karang dunia (coral triangle). Total luas terumbu karang di coral triangle sekitar 75 ribu kilometer persegi. (umi)

 

• VIVAnews


0 Responses to “Menyelam Sampah di Taman Laut Bunaken”

Post a Comment