Aktivitas Bandara Pontianak Kembali Normal
VIVAnews - Rusaknya landasan pesawat di Bandara Supadio, Pontianak, pada Sabtu sore kemarin menyebabkan semua pesawat tidak dapat mendarat.
Namun, hari ini, Minggu 5 Februari 2012, semua aktivitas penerbangan kembali berjalan. "Tepatnya tadi malam kegiatan operasional di bandara mulai berjalan dengan baik. Kemarin kami langsung bergerak cepat untuk memperbaiki landasan yang rusak itu," kata General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio Pontianak, Normal Sinaga, kepada VIVAnews di Pontianak.
Menurutnya, Angkasa Pura sudah mendatangkan ahli kontruksi dari Jakarta. "Kami selalu antisipasi kok, makanya Direksi pun sudah membawa ahli kontruksi ke Pontianak untuk mendesain bandara ini," katanya.
Ia mengaku akibat kerusakan ini Bandara Supadio mengalami kerugian yang cukup besar. "Bukan hanya maskapai saja yang mengalaminya. Saat ini kami masih belum bisa menghitung berapa kerugian," ucapnya. Meski demikian dia tidak bersedia menyebut berapa nominal kerugian.
Pejabat Sementara General Manager Garuda Indonesia Pontianak, Sony Pongoh, mengatakan pihaknya merasa sangat dirugikan atas insiden ini. "Sekarang ini sedang ramai penumpang, dan kami sangat mengalami kerugian besar," katanya.
Sony menuturkan kerugian terbesar yang dialami pihaknya adalah pada bahan bakar minyak (BBM) pesawat. Akibat tidak bisa mendarat di Bandara Supadio, pesawat harus kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. "Ini kan jadi bolak-balik," ujarnya kesal.
Kondisi ini juga pernah terjadi pada November 2011 lalu. Saat itu landasan di Bandara Supadio terkelupas. Akibatnya, landasan terpaksa ditutup sementara waktu.
Pemudik Imlek Padati Bandara Pontianak
VIVAnews - Suasana di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat berbeda dari hari biasanya. Sejumlah penumpang yang baru tiba dari Jakarta penuh sesak memadati ruang kedatangan di bandara. Mereka merupakan para pemudik Imlek dari berbagai daerah untuk pulang kampung ke Pontianak dan sekitarnya.
"Saya asli Pontianak. Saya ingin berkumpul bersama sanak saudara di Pontianak. Kalau di Jakarta tidak terlalu ramai. Kalau di Pontianak terasa banget suasana Imleknya," kata Lusi, warga Jakarta saat ditemui VIVAnews.com di Bandara Supadio, Pontianak, Sabtu 21 Januari 2012.
Lusi mengaku mendapat tiket pesawat dari Jakarta dengan harga tinggi. Tingginya harga tiket pesawat ini dimaklumi. Karena memang sedang ramai penumpang yang akan merayakan Imlek di berbagai kota lainnya.
"Ya, mungkin karena Imlek kali. Saya beli tiket dengan harga Rp1,2 juta. Itu pun saya booking sebulan sebelumnya," ujar Lusi. Lusi tak sabar ingin menyaksikan berbagai atraksi Imlek di Pontianak. Terutama pertunjukan Naga dan Barongsai.
Lusi juga tidak ingin ketinggalan menyantap kue keranjang. Makanan khas bagi warga Tionghoa. "Saya kangen banget makan kue keranjang. Rasa kue ini seperti dodol," ujar dia.
Menurut pejabat sementara General Manager Garuda Indonesia Pontianak, Sony Pongoh, puncak arus kedatangan penumpang dari Jakarta ke Pontianak itu terjadi pada Sabtu ini. Garuda sudah menambah jadwal penerbangannya hari ini pada pukul 20.10 WIB.
"Jumlah penumpang Garuda banyak, tapi masih normal-normal saja. Untuk informasi juga, kami menawarkan harga tiket promo ke Jakarta mulai dari Rp395 ribu, Rp599 ribu, dan Rp686 ribu," kata Sony. (art)