Change The Status Of TransJakarta Molor
VIVAnews -up to now the Regional people's representative Council (DPRD) Jakarta has also discussed the draft Change changing shape public service Agency (BLU) TransJakarta became a limited liability company (PT).
The Council reasoned the problem changes the status of implementing mass transit requires some consideration.
Chairman of Commission B DPRD DKI Jakarta, congratulations Nurdin, said the Change was accepted drafts. Currently the Council is still studying it.
Before becoming a PT or form Local owned enterprises (LOCAL GOVERNMENT), he said, the provincial Government of DKI had to count assets.
"Current assets still owned BLU, like a bus belonging to the operator, the shelters and bridges owned by The Nexus, and the line property of the Office of public works," said Congratulations Jose, in his Office, Thursday, October 27, 2011.
Therefore, Survivors insisted there needs to be an inventory of assets, and should be given a nominal price of existing assets. In addition, the most important thing is to guarantee the supply of fuel gas, as well as the guarantee of sterilization line.
"If there is no guarantee the supply of gas from the Central Government, it is clear the company fail this would (fail)," he said.
The MCC said, politicians as PT, TransJakarta must also have a clear business plan. Is it just rely on the service to carry passengers, or any other business, such as advertising.
On the recommendation of the Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), should take the form of the company in order for the TransJakarta management and better managed services.
"Calculation of ITDP, if BLU so PT in 2012, it could cost subsidies eliminated in 2014 but it is not necessarily well. There are many things that affect, for example, sterilization, whether the form PT can coordinate directly with the Dishub and police, as well as handle social conflicts, "he said. (eh)
Proyek Trans Jabodetabek-Tangerang Molor
VIVAnews - Rencana pemerintah Kota Tangerang menyediakan trayek Transjabodetabek-Tangerang dengan rute Kalideres-Poris Plawad Tangerang diperkirakan bakal tertunda. Alasannya, pengoperasian bus lane tersebut masih terkendala belum jelasnya peraturan yang terkesan tumpang tindih.
"Saat ini sedang melakukan kajian teknis untuk percepatan persiapan pelaksanaan buslane di Tangerang. Hanya saja kemarin kita membahas peraturan-peraturan yang masih dirasakan abu-abu. Artinya, pelaksanannya tentunya harus aman dan sesuai dengan aturan," kata Wakil Walikota Tangerang Arief R Wimansyah kepada VIVAnews.com, Senin, 26 September 2011.
Menurut Arief, Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan sampai saat ini terus melakukan percepatan proses pelaksanaan Transjabodetabek-Tangerang. Caranya dengan melakukan kajian-kajian terhadap peraturan pemerintah yang sejauh ini belum jelas.
Namun diakui peraturan yang masih tumpang tindih menjadi kendala dalam proses tender pihak ketiga sebagai operator Transjabodetabek nantinya. Pemkot Tangerang juga masih terus menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak Trans Jakarta, Damri atau Prima Jasa sebagai pihak operator.
"Saat ini terkait pelaksanaannya, Dishub juga sedang melakukan koordinasi dengan Trans Jakarta yang sudah beroperasi," ujarnya.
Sejumlah aturan yang belum jelas statusnya antaranya mekanisme pengoperasian busway apakah menggunakan sistem sewa, pinjam pakai atau pola kerjasama.
"Dari beberapa aturan ini tetap harus mengedepankan salah satunya. Sehingga pada proses pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
Untuk proses tender sendiri, Arief mengaku sampai kini belum bisa dilakukan. "Makanya saat ini proyeknya sedang di pararelkan untuk bisa melakukan percepatan pelayanan buslane di Tangerang," katanya.
Diakui Arief, persiapan teknis sendiri sudah disiapkan Pemerintah Kota Tangerang seperti pembuatan halte, jalur dan marka jalan. Sementara sarana dan prasarana pendukung telah siap sejak satu bulan lalu diantaranya jalur buslane sepanjang 18 kilo meter, 10 unit bus trans Jabodetabek-Tangerang, dan shelter atau halte trans jabodetabek di terminal Poris Plawad.
Bus Lane Tangerang akan beroperasi dari Terminal Kalideres menuju Terminal Poris Plawad Tangerang dengan rute Kalideres-Jalan Daan Mogot-jalan By Pass Sudirman - Jalan Benteng Betawi -Terminal Poris Plawad.
Sementara itu, Bus Lane Tangerang tidak mempersiapkan pemberhentian di tengah jalan. Halte Bus Lane Tangerang hanya di dua tempat, yakni terminal Kalideres dan terminal Poris Plawad. (Laporan: Muhammad Iyus|Tangerang)
• VIVAnews