Showing posts with label Jabatan. Show all posts
Showing posts with label Jabatan. Show all posts

Jabatan Wakil Ketua MA Tidak Diganti

VIVAnews - Mahkamah Agung telah memilih Hatta Ali sebagai ketua untuk periode 2012-2017. Namun, Mahkamah tidak mengganti komposisi dua wakil ketuanya.

"Dua posisi itu tidak ada perubahan," kata mantan Ketua MA, Harifin Andi Tumpa, di Gedung MA, Jakarta, Rabu 8 Februari 2012.

Menurut Harifin, jabatan Wakil Ketua MA bidang Yudisial dan Wakil Ketua MA bidang Non Yudisial akan diganti setelah masa jabatannya berakhir 5 tahun, yakni pada 2014.

Karena, Wakil Ketua MA bidang Yudisial Abdul Kadir Mappong dan Wakil Ketua MA bidang Non-Yudisial Ahmad Kamil baru menjabat sejak 2009. "Jadi tidak mungkin diganti sebelum masa berakhir selama 5 tahun, dan nantinya mereka akan dipilih oleh para pimpinan," ujarnya.

Dalam pemilihan Ketua MA hari ini, sebanyak 28 Hakim Agung memilih Hatta Ali sebagai pengganti Harifin Tumpa. Hatta Ali menyisihkan saingan kuatnya, Ahmad Kamil yang meraih 15 dukungan.

Selain itu, Hatta Ali juga menyingkirkan calon lainnya yakni Wakil Ketua MA bidang Yudisial Abdul Kadir Mappong (4 suara), Ketua Muda Perdata Khusus Mohammad Saleh (3 suara), dan Ketua Muda Tata Usaha Negara Paulus Effendi Lotulung (1 suara). Dalam pemilihan ini ada 3 kartu suara tidak sah. (eh)

 

• VIVAnews

READ MORE - Jabatan Wakil Ketua MA Tidak Diganti

Wakapolri Miliki 3 Jabatan di Luar Polisi

VIVAnews - Wakil Kepala Polisi Komisaris Jenderal Nanan Sukarna rupanya memiliki tiga jabatan prestisius di luar institusi kepolisian.

Jabatan itu adalah Ketua Ikatan Motor Indonesia, Ketua Umum PB Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia), dan Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia.

Atas ketiga jabatan itu, Nanan mengaku atas seijin Kapolri. Sementara ketika melakukan rapat, dia mengaku saat di luar jam kerja polri.

"Saya rapat pasti di luar jam kerja, jam 8 malam baru rapat atau minggu, kan tidak mengganggu. Walaupun di luar jam kerja tapi saya tetap seijin kapolri," kata Nanan, di Jakarta, Rabu 1 Februari 2012.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengatakan, semua jabatan itu memiliki modal yang besar. "Semua (jabatan itu terkait) yang mahal-mahal. Kalau kata (pimpinan KPK) Pak Busyro Muqoddas, hedonis," kata Trimedya.

Menanggapi hal ini, Nanan tak banyak berkomentar. "Silahkan dinilai," kata dia.

Selain gaya hidupnya yang dinilai hedonis, Nanan juga membantah bahwa dirinya akan mencalonkan sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

"Nggak ada yang minta (mundur), kenapa musti mundur? Yang mau bukan saya, yang mau mereka kan saya tidak pernah bilang begitu, saya bilang sama mereka, jangan pilih saya, nggak ada gajinya juga," kata dia.

Sebelumnya, Trimedya juga meminta mengundurkan diri dari jabatannya saat ini jika berniat bertarung di Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2013 mendatang. (eh)

 

• VIVAnews

READ MORE - Wakapolri Miliki 3 Jabatan di Luar Polisi