Tahun Depan, PT KA Revitalisasi Stasiun
VIVAnews - PT Kereta Api akan merevitalisasi sejumlah stasiun pada 2012 mendatang. Beberapa di antaranya yaitu Stasiun Jurang Mangu, Stasiun Sudimara dan Stasiun Pondok Ranji, Tangerang.
"Itu awalnya. Nanti stasiun-stasiun lain juga akan direvitalisasi sesuai dengan kebutuhannya," ujar Kepala PT Kereta Api Daerah Operasi I Jakarta, Purnomo Radiq, di Jakarta.
Purnomo menjelaskan, upaya revitalisasi stasiun ini penting dilakukan guna memaksimalkan pelayanan kepada para pengguna kereta.
"Revitalisasinya lebih menitikberatkan pada keadaan bangunannya. Kemudian dilihat apa yang perlu ditambah atau diperbaiki," kata dia.
Upaya revitalisasi ini, menurut Purnomo, tidak menutup kemungkinan untuk membuka kerja sama dengan pihak swasta.
"Terbuka saja. Untuk saat ini juga sudah ada pembicaraan dengan salah satu perusahaan swasta untuk ikut terlibat di dalamnya," ucapnya.
Selain itu, PT Kereta Api juga berencana menambah lima stasiun baru di Jakarta. Menurut Kepala Humas PT KA Daops I, Mateta Rizalulhaq, pembangunan stasiun baru itu merupakan bagian dari peningkatan pelayanan seiring dengan efektifnya penyederhanaan rute pada akhir tahun ini.
Kelima stasiun yang akan dibangun itu yakni Mampang Baru, Roxy, Matraman, Tomang dan Bandengan. Rencananya, stasiun itu akan terintegrasi dengan moda transportasi lain, TransJakarta. (umi)
• VIVAnews
Ciri-ciri Pria Bakar Diri di Depan Istana
VIVAnews - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung S Rajab, angkat bicara mengenai aksi bakar diri seorang pria di depan Istana Negara, Jakarta, sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu 7 Desember 2011 kemarin.
Dalam keterangan kepada wartawan, Untung kembali menegaskan, pria nekad itu bukan bagian dari pengujuk rasa Kepala Desa di Istana Negara yang sudah bubar sejak pukul 16.00 WIB.
"Lelaki itu terlihat menyeberang jalan dari arah Medan Merdeka Barat ke depan Monumen Nasional (Monas). Saat bersama terlihat kepulan asap dari tubuh pria tadi" ujar Untung, Kamis, 8 Desember 2011. Dia mengguling-gulingkan badannya.
Secara kebetulan, masih ada empat petugas yang melakukan penjagaan dan kemudian melakukan pertolongan. Tubuh pria itu ditutupi jaket dan disiram dengan air. Ternyata masih hidup.
Saat ditolong, ada bungkusan yang isinya tiga botol air mineral besar, dua botol kosong, dan satu botol lagi isi bensin. Dari dua botol yang kosong juga berbau bensin.
Kemudian yang dua kosong ini bau bensin juga. Sehingga kemungkinan dia menyiapkan diri untuk menyiramkan bensin ke tubuhnya. Di situ ada kaos yang sebagian terbakar kemudian ada alat-alat mandi.
Saat ini dia masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Untung menerangkan, pria itu memiliki tinggi sekitar 170 cm, berat 80 kg.
"Kalau terbakar kan melembung mungkin beratnya bisa lebih lagi. Umurnya sekirtar 42 tahun," ujar dia.
Sedangkan identitasnya belum diketahui. Begitu juga motivasinya apa, karena belum dapat dimintai keterangan. "Apa memang ada masalah keluarga atau apa atau ada masalah lain, kami belum tahu," ucap Untung. (adi)
• VIVAnews