10:26 AM

Pesawat Jatuh di Magelang karena Human Error

VIVAnews - Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Iman Sufaat mengatakan penyebab jatuhnya pesawat TNI AU jenis Charlie 3417 di Dusun Jetis, Desa Kedungsari, Kecamatan Bandongan, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat 6 Januari 2011 yang lalu disebabkan faktor kesalahan manusia. Dalam kejadian itu, pilot Ali Mustafa tewas di tempat.

"Penyebab dugaan besar kita adalah human error. Jatuh karena manuver terlalu rendah," kata Imam Sufaat usai menghadiri Rapim di Gedung Kemhan, Jakarta, Senin 16 Januari 2012.

Imam menambahkan, memang selama ini mayoritas penyebab kecelakaan pesawat latih adalah human error. Meski demikian, pihaknya masih terus menyelidiki penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut.

"Memang disiplin kita tidak seperti di negara-negara maju karena mayoritas kecelakaan pesawat latih adalah human error. Tapi kita tidak akan putus asa untuk memperbaiki hal itu," ujar dia.

Menurut Imam, pesawat itu adalah pesawat tua, buatan tahun 1977, namun masih layak pakai. "Kita terus melakukan perawatan sesuai standar operasional dan servis berkala," katanya.

Menurut Imam, pesawat yang semakin tua umurnya, sparepart-nya sudah tidak bisa diproduksi lagi. "Mau kita di-replace. Pesawat lama nya di-drop. Ini sudah saatnya kita modernisasi alutsista Angkatan Udara."

Ke depan, tambah dia, seluruh pesawat latih akan dimodernisasi dengan pesawat baru dari Korea. "Kita akan datangkan lagi dari Korea 12 pesawat," kata dia. (umi)

• VIVAnews


0 Responses to “Pesawat Jatuh di Magelang karena Human Error”

Post a Comment