Mendagri: Pemilukada Aceh Tetap 16 Februari
VIVAnews - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memastikan penyelenggaraan Pemilukada di Aceh tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah disepakati yakni, 16 Februari 2012.
"Karena itu semua proses berjalan menurut jadwal yang sudah ditetapkan KIP, dan diawasi oleh Panwaslu," ujar Gamawan usai Audiensi dengan Musyawarah Pimpinan Daerah Aceh di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu 4 Januari 2012.
Segala sesuatu yang menyangkut anggaran, kata Gamawan, sudah dijawab melalui surat Mendagri. Sekaligus petunjuk penggunaan anggaran tersebut.
"Sehingga tidak ada alasan lagi anggaran dan sebagainya tidak bisa digunakan untuk mendukung penyelenggaraan itu," tegasnya.
Terkait usulan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yang mengusulkan untuk memberi ruang kepada Partai Aceh untuk mendaftar dalam Pemilukada, Gamawan menyerahkan hal tersebut kepada KPU dan Bawaslu.
"Dengan prinsip tidak menunda penyelenggaraan Pemilu tanggal 16 Februari. Dalam minggu ini diharapkan jawaban sudah diberikan," kata dia.
Gamawan memastikan, rentetan kasus penembakan yang terjadi di Aceh saat ini, tidak ada kaitannya dengan Pemilukada Aceh.
"Evaluasi Kapolda, penembakan yang terjadi tidak ada kaitannya dengan Pilkada Aceh. Saya berharap suasana yang aman, tentram, damai, hingga Pilkada ini menjadi milik seluruh masyarakat Aceh dan bisa berjalan sebagaimana mestinya," pungkasnya. (umi)
0 Responses to “Mendagri: Pemilukada Aceh Tetap 16 Februari”
Post a Comment