Showing posts with label Tembak. Show all posts
Showing posts with label Tembak. Show all posts

Brimob dan OPM Baku Tembak di Puncak Jaya

VIVAnews -- Aksi penembakan oleh kelompok separatis OPM terhadap anggota Brimob kembali terjadi di Kampung Wandigobak Distrik Mulia Puncak Jaya, Papua pada Sabtu 28 Januari sekitar pukul 08.55 WIT. Salah seorang anggota Brimob terkena tembakan yang berakibat fatal.

Dari data yang berhasil dihimpun, penembakan bermula ketika 12 anggota Brimob melakukan pengamanan terhadap perusahaan PT Modern yang sedang melakukan perbaikan jalan di Kampung Wandigobak. Tiba-tiba kelompok OPM menyerang dan memberondong tembakan secara bertubi-tubi. Anggota Brimob dari Polda Papua balas menembak. Kontak senjata kemudian berlangsung selama beberapa menit.

Salah seorang anggota Brimob atas nama Briptu Sukarno tertembak di bagian pipi tembus kepala kanan bagian belakang, dan dikabarkan tewas di tempat.

Karena ada rekannya yang tertembak, anggota Brimob kemudian menghindar dari baku tembak dan berupaya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Mulia. 

Saat ini korban masih berada di RS Mulia, menunggu evakuasi ke Jayapura.

Kapolda Papua, Irjen Pol Bigman L Tobing, ketika dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Juru Bicara Polda Papua, Kombes Wachyono, juga tidak membalas pesan untuk memberi konfirmasi penembakan tersebut.

Sementara itu, setelah mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Mulia, anggota Brimob lainnya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diperkirakan lebih dari lima orang. Pelaku penyerangan diduga adalah kelompok OPM Pilia. (ren)

• VIVAnews

READ MORE - Brimob dan OPM Baku Tembak di Puncak Jaya

Pemilik Angkot Dilarang Pakai 'Supir Tembak'

AppId is over the quota

VIVAnews - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S Rajab mengatakan setiap angkutan kota yang menggunakan kaca film dengan ketebalan 60 persen merupakan suatu pelanggaran. Untung meminta para pemilik angkutan umum mematuhi peraturan yang telah ditetapkan tersebut.

"Polisi tentu akan menertibkan dengan cara persuasif. Kalaupun ada yang melawan atau melanggar aturan akan ditindak," kata Untung di Jakarta, Jumat 16 September 2011.

Tak hanya itu. Untung Rajab meminta pemilik anggkot tak menyerahkan mobilnya kepada supir yang bukan karyawanannya. Jika kedapatan mobil itu dioperasikan supir yang bukan karyawannya, pemilik angkot akan diberikan sanksi.

Sementara itu, dalam hukum ditentukan yang bisa dikenakan pidana itu pelaku, turut serta yang membantu dalam setiap kegiatan pidana seperti yang terjadi marak belakangan ini yakni pemerkosaan.

"Perilaku supir di angkutan tersebut, itu di luar tanggung jawab pemilik angkot. Tetapi kalau dia menyerahkan kepada yang tidak berhak, kemudian dia sampai tabrakan, bahkan meninggal dunia, pemilik angkot itu bisa dihukum karena tidak sah menyerahkan kepada orang lain," kata mantan Kapolda Jawa Timur itu.

Dia menyarankan kepada pemilik angkutan kota untuk berhati-hati jika menyerahkan mobil tersebut terlebih yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi.

Seragam dan 'Supir Tembak'

Beberapa supir angkutan kota D02 jurusan Pondok Labu-Ciputat sepakat pemberian kartu identitas dan seragam kepada para supir. Identitas itu ditujukan untuk menghindari kejahatan di atas angkutan umum.

"Bagus, malah senang pakai seragam. Penumpang jadi tidak takut dan ragu naik angkot," ujar Asril, Supir D02 yang telah bekerja sebagai supir angkot selama 30 tahun.

Menurutnya, seragam itu akan membedakan apakah angkutan itu dijalankan oleh supir 'tembakan' atau tidak. Sehingga, para calon penumpang menjadi lebih aman. "Itu perlu, soalnya kadang-kadang ada yang masih belum cukup umur sudah pada 'narik', mereka tidak memikirkan siapa yg lagi dibawa,  seperti mobil D01 waktu itu ada yg terbalikkan karena ugal-ugalan," ujar Asril.

Kejahatan di angkutan umum ini sering terjadi. Korban mereka kebanyakan adalah para wanita, terutama yang naik angkot lewat tengah malam. Terakhir, kejahatan di atas angkot menimpa karyawati SRS (27). Dia diperkosa secara bergilir saat naik angkot D02. (eh)

• VIVAnews

Peliculas Online

READ MORE - Pemilik Angkot Dilarang Pakai 'Supir Tembak'