Hatta Ali Menjabat Ketua MA Hingga 2017
VIVAnews - Mahkamah Agung kini memiliki ketua baru, Hatta Ali. Dia akan memimpin pengadilan tertinggi di Indonesia itu hingga 2017.
"Masa jabatan sesuai undang-undang adalah lima tahun, setelahnya bisa dipilih kembali bisa juga tidak," kata Hatta Ali di Gedung MA, Jakarta, Rabu 8 Februari 2012.
Hatta Ali enggan berkomentar mengenai kemungkinan dirinya maju kembali hingga pensiun pada 2020. "Usia pensiun Hakim Agung adalah 70 tahun. Ini saja belum bekerja, kok sudah memikirkan terlalu jauh," ujarnya.
Mengenai lowongnya posisi Ketua Muda Pengawasan yang ditinggalkan Hatta Ali, mantan Ketua MA Harifin Andi Tumpa, menjelaskan hal itu tergantung Hatta Ali. "Jabatan itu nanti akan diisi, ini merupakan tugas dari Pak Hatta Ali ke depan," ujarnya.
Hatta Ali terpilih menjadi Ketua MA setelah meraih dukungan 28 suara Hakim Agung. Dia menyisihkan saingan kuatnya, Ahmad Kamil yang meraih 15 dukungan.
Selain itu, Hatta Ali juga menyingkirkan calon lainnya yakni Wakil Ketua MA bidang Yudisial Abdul Kadir Mappong (4 suara), Ketua Muda Perdata Khusus Mohammad Saleh (3 suara), dan Ketua Muda Tata Usaha Negara Paulus Effendi Lotulung (1 suara). Dalam pemilihan ini ada 3 kartu suara tidak sah. (umi)
• VIVAnewsGalian di Sudirman, Macet Hingga Tol Jagorawi
VIVAnews - Kemacetan parah terjadi di beberapa ruas jalan menuju Jalan Sudirman, Senin 5 Desember 2011 pagi ini. Seperti dikutip dari Traffic Management Center Polda Metro Jaya, kemacetan disebabkan adanya proyek gorong-gorong di sepanjang Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Selatan.
"Imbas proyek galian gorong-2 di Benhil, Tol Pdk gede arah ke Cawang-Semanggi lalin padat," demikian seperti dikutip dari akun Twitter TMCPoldaMetro.
Menurut salah seorang pengendara asal Cibubur, Wati, kemacetan akibat galian ini sudah sampai pintu gerbang Tol Jagorawi. "Biasanya selepas Kuningan arus lalulintas lancar, tapi pagi ini di Tol Dalam Kota dari arah Cawang menuju Pluit, kendaraan tak bergerak hingga Semanggi ," kata Wati.
Kata dia, biasanya pada hari Senin, dari Cibubur menuju Jakarta memakan waktu dua jam. Tapi hari ini, sudah tiga jam perjalanan, namun dia belum sampai di tujuan. "Saya jadi terlambat sampai di kantor," ucapnya.
Tidak hanya itu, kemacetan juga membuat ratusan motor parkir di kolong Semanggi. Petugas menyarankan, bagi pengendara yang ingin mengarah ke Sudirman, disarankan lewat Jalan Hang tuah-Asia Afrika.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan pengerjaan rehabilitasi saluran air di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman setelah sempat terhenti 11 hari selama SEA Games XXVI.
Pengerjaan gorong-gorong di Jalan Sudirman di sisi Barat telah rampung sepanjang satu kilometer, sementara sebelah Timur baru sepanjang 600 meter.
Kali ini Dinas Pekerjaan Umum melanjutkan pembuatan gorong-gorong di sisi Utara Semanggi atau dari Semanggi-Kali Krukut dan Semanggi-Bendungan Hilir (Benhil). (adi)
Akses Gatot Subroto Ditutup Hingga Sore
VIVAnews - Hingga saat ini, ribuan massa dari Komite Aksi Jaminan Sosial bersama organisasi buruh terus berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jum'at 22 Juli 2011. Akibatnya, ruas Jalan Gatot Subroto dari arah Cawang menuju Slipi tidak bisa dilewati. Polisi pun menutup jalan itu.
Menurut Kepala Bagian Operasional Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Karim, penutupan dilakukan hingga unjuk rasa bubar. "Jalan ditutup sampai kegiatan ini selesai," kata Abdul Karim.
Meski begitu, Karim mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. Ada beberapa alternatif jalan yang bisa dilewati pengendara yang ingin ke arah Slipi. "Alternatifnya bisa melalui Jalan Asia Afrika, kemudian lewat Palmerah tembus ke Permata Hijau. Atau lewat Casablanka ke arah Tanah Abang," terang dia.
Sementara itu, salah satu koordinator aksi mengatakan, sesuai jadwal, unjuk rasa selesai pukul 17.00 WIB. "Tadi kami mulai jam 10.00 WIB," ujarnya.
Selain berorasi, mereka juga sempat membakar ban, spanduk, bendera, koran-koran alat salat dan botol air mineral. Peserta aksi melakukan itu sambil menunggu rekannya yang bertemu Ketua DPR Marzuki Alie. Setelah itu, aksi dilanjutkan ke depan Menara Jamsostek. (eh)
• VIVAnews