5:26 AM

Pilot Lion Makassar Beber Pemakai Sabu Lain

VIVAnews - Penangkapan pilot Lion Air berinisial SS pagi tadi di Surabaya, Jawa Timur, merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pilot Lion Air di Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial HA.

"Ini merupakan pengembangan kasus pertama. Nama SS didapat dari pilot Lion Air sebelumnya yang kami tangkap di Makassar pada 10 Januari 2012," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigadir Jenderal Polisi Benny Mamoto melalui pesan singkat kepada VIVAnews.com, Sabtu, 4 Februari 2012.

Benny mengatakan, pilot Lion Air yang ditangkap di Makassar membeberkan ada rekan kerjanya yang juga mengonsumsi narkotika jenis sabu. Dari pemeriksaan tersangka pertama itulah akhirnya didapat nama SS.

"HA sebelumnya mengaku ada temannya yang lain, yang juga menggunakan narkoba," kata Benny. Pagi tadi sekitar pukul 03.30 WIB, Badan Narkotika Nasional kembali meringkus seorang pilot Lion Air berinisial SS. SS tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika jenis sabu di salah satu hotel di Surabaya.

Dari tangan pilot yang merupakan alumni Akademi Penerbangan Juanda, Surabaya ini, BNN menemukan sabu seberat 0,04 gram. Barang haram itu berada dalam sebuah alat penghisap sabu (bong).

"Kami langsung melakukan tes urine terhadap SS. Hasilnya, dia positif menggunakan sabu," ujar Benny. Saat dibekuk, SS juga bersama ketiga rekan pilot lainnya. Tapi, tiga pilot lainnya negatif menggunakan narkoba.

Dari hasil interogasi, rupanya SS memiliki jadwa terbang sekitar 2,5 jam kemudian. Dia akan membawa pesawat dengan rute Surabaya-Ujung Pandang-Balikpapan-Surabaya. "Dia akan terbang jam 06.00 WIB pagi tadi," kata Benny.

Saat ini, belum ada pihak Lion Air yang bisa dikonfirmasi atas peristiwa ini. Telepon selular Direktur Umum Lion Air Edward Sirait masih tidak aktif. Sementara, Direktur Produksi Lion Air Ertata Lananggalih menolak menanggapi. (hp).

• VIVAnews


0 Responses to “Pilot Lion Makassar Beber Pemakai Sabu Lain”

Post a Comment