Showing posts with label Valentine. Show all posts
Showing posts with label Valentine. Show all posts

Bagi "Orangutan", Hari Valentine Itu Kejam

VIVAnews -- Cokelat dan bunga menjadi tanda cinta dan kasih sayang saat perayaan Valentine. Tapi bunga dan cokelat itu hanya untuk manusia. Bagi sejumlah "orangutan" di Yogyakarta ini, yang paling mewakili perasaan kasih sayang itu adalah buah pisang.

Mengapa pisang? Entahlah. Mungkin karena kebanyakan orangutan memang suka mengunyah pisang. Yang jelas sejumlah "orangutan" di Yogyakarta itu memperingati hari kasih sayang itu dengan membagi-bagi pisang. 

Acara pembagian pisang itu bertempat di perempatan Kantor Pos besar. Kantor pos itu terletak di pusat kota, yang kerap juga disebut sebagai titik kilometer nol.

"Di hari kasih sayang ini tidak hanya manusia dengan manusia saja tetapi juga dengan satwa," kata Daniek Hendarto, Koordinator Centre for Orangutan Protection (COP) kepada wartawan dalam acara itu.

Menurut dia, hari kasih sayang yang dirayakan setiap tahun sejatinya sangat kejam. Lho mengapa? Sebab untuk membuat coklat yang menjadi hadiah hari Valentine dibutuhkan minyak sawit.

Padahal, Daniek melanjutkan, untuk membuka kebun kelapa sawit, seringkali dilakukan pembabatan hutan. Dan yang mengenaskan adalah bahwa pembabatan itu disertai dengan pembantaian Orangutan. "Minyak kelapa sawit adalah salah satu bahan utama untuk membuat cokelat. Cokelat adalah salah satu hadiah yang paling lazim diberikan selain bunga di hari Valentine. Bagi Orangutan, hari kasih sayang manusia itu sangat berdarah-darah dan kejam," ungkapnya.

Naiknya permintaan cokelat menambah jumlah permintaan akan kelapa sawit. Pembukaan kebun sawit baru pun dilakukan, dan itu tentu saja makin mengancam eksistensi hewan dilindungi itu. "Baru-baru ini kami menemukan  tiga anak Orangutan piatu. Mereka adalah korban langsung dari pembabatan hutan untuk membuka perkebunan kelapa sawit," imbuhnya.

Perburuan Orangutan, yang dianggap hama, kian marak di Kalimantan. Para pemburu diduga mendapat iming-iming sekitar Rp1,12 juta per Orangutan yang mereka bunuh dari perusahaan kelapa sawit.

Deforestasi secara dramatis telah mengurangi habitat orang utan. Juga eksistensi saudara dekat manusia ini. Jumlah mereka menurun dari sekitar 250.000 beberapa dekade lalu, menjadi hanya 50.000 di alam liar.

• VIVAnews

READ MORE - Bagi "Orangutan", Hari Valentine Itu Kejam

Valentine, Harimau Sumatera Dijodohkan di AS

VIVAnews - Dalam peringatan hari kasih sayang, Valentine, Malosi --seekor Harimau Sumatera -- dari Kebun Binatang Honolulu, Hawaii akan diterbangkan ke Tacoma, Washington, untuk dijodohkan dengan harimau betina bernama Jaya yang tinggal di kebun binatang,  Point Defiance.

"Kami merasa bangga memainkan peran penting ini, mengumpulkan data ilmiah dan mengembangbiakkan Harimau Sumatera sebagai upaya konservasi dan penyelamatan hewan yang luar biasa ini," kata Direktur Kebun Binatang Honolulu, Manuel Mollinedo, seperti dimuat situs k5thehometeam.com, Selasa 14 Februari 2012.

"Harimau Sumatera saat ini sangat terancam. Kami bekerja keras untuk melindungi dan meningkatkan spesies hewan ini," kata kurator kebun binatang,  Point Defiance, Karen Goodrowe Beck.

Untuk memudahkan transisi dan mengurangi potensi stres, Malosi ditemani petugas kebun binatang yang selama ini merawatnya. Sementara, seorang mahasiswa Brigham Young University ditugaskan untuk mengumpulkan informasi terkait indikator stres dan faktor-faktor perbaikan emosi.

Malosi lahir di Kebun Binatang Honolulu, September 2008 lalu, bersama dua saudaranya, Keahi and Tondi. Keahi minggu lalu pindah ke rumah barunya di Kebun Binatang Sendai Yagiyama di Jepang. Sementara, Tondi bakal dikirim ke Prancis.

Tenar di seluruh dunia, kondisi habitat asli Harimau Sumatera, di hutan-hutan Pulau Sumatera, justru mengenaskan. Mereka terdesak oleh kegiatan manusia, illegal logging, habitatnya musnah oleh perkebunan, juga dibuat tak berdaya menghadapi perburuan liar. Diperkirakan populasi hewan langka ini tinggal 400 ekor di alam liar. 

Indonesia memiliki 65 harimau Sumatera di kebun binatang, dan lainnya hidup di kebun binatang di Eropa, Amerika Utara dan Australia. (umi)

• VIVAnews

READ MORE - Valentine, Harimau Sumatera Dijodohkan di AS