PNS Ditemukan Tewas Tanpa Busana
VIVAnews - Jenazah seorang perempuan ditemukan dalam keadaan tanpa busana di dalam sebuah mobil yang terparkir di pantai Malalayang, kota Manado, Sulawesi Utara, 20 Januari 2012. Korban yang diketahui sebagai Pegawai Negeri Sipil ini diduga tewas dibunuh.
Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk yang ditemukan di tempat kejadian perkara, jenazah berhasil diidentifikasi berinisial L, warga Tongkaina, Bunaken. Korban LMP merupakan PNS yang bekerja di salah satu instansi pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Kepala Sub Bagian Humas Polsek Malalayang, Kota Manado, Ipda Hanny Thomas Pilok, mengatakan terdapat luka di bagian tubuh korban. "Korban ditemukan tewas di dalam mobil Avanza berwarna silver," ujar Hanny, saat dihubungi VIVAnews.
Hanny melanjutkan, saat ini kepolisian masih melakukan pengembangan penyelidikan. Polisi juga sudah memeriksa salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa Selatan, berinisial W, yang dianggap mengetahui kejadian.
"W belum mengaku terkait tewasnya L. Alasannya dia coba menghindar dari tikaman seorang yang menyerangnya dan mengenai L," kata Hanny.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan atas kasus ini. Belum diketahui apakah ada tanda-tanda pemerkosaan pada korban.
Granat Aktif Ditemukan Dekat Markas Kodim
VIVAnews - Granat jenis nanas ditemukan warga tidak jauh dari Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Data dan markas Kodim 0606 Bogor, di Jalan Sudirman, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 23 September 2011.
Warga bernama Eko Kosasih adalah yang pertama kali menemukan granat yang diketahui kondisinya masih aktif itu. Granat ditemukan dari sebuah ruko saat Eko sedang melakukan penggalian tanah untuk membuat septic tank.
Saat penggalian sedalam setengah meter, Eko menemukan benda bulat berjenis logam. Karena tidak jelas, benda temuan itu bahkan sempat dicuci, dan setelah bersih ternyata granat. Kejadian ini langsung dilaporkan kepada pemilik rumah dan diteruskan ke Polsek Bogor Tengah.
"Kaget saya kira besi apa, karena curiga seperti granat langsung lapor sama yang punya rumah," katanya.
Polsek Bogor Tengah yang menerima laporan telah mengamankan lokasi. Areal penemuan juga sudah diberi garis polisi.
Kapolsek Bogor Tengah, Komisaris Polisi, Cristian Budiono, mengatakan, granat jenis nanas yang ditemukan oleh warga ini masih memang masih aktif. Guna mengamkan benda peledak ini, tim Gegana sudah dipanggil.
"Jadi untuk sementara kosongkan daerah penemuan dan memasang garis polisi. Segera akan segera dievakuasi," katanya.
(Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor, umi)
• VIVAnews